Liga Indonesia Menunggu Pergerakan FIFA

Posted by Sepakbola Magz on Sunday, December 6, 2015

ISL Liga Indonesia
Sepakbola Magz -- Kompetisi Indonesia Super Leage (ISL) atau Liga Indonesia berhenti sejak Kemenpora membekukan PSSI.

PSSI pernah meminta PT Liga Indonesia menggulirkan ISL Oktober 2015, namun yang ada malah turnamen Piala Presiden 2015 dan turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015 yang digagas Mahaka.

Hingga kini kepastian berlangsungnya kembali Liga Indonesia belum jelas. Sejumlah klub membubarkan diri dan sejumlah pemain hengkang ke luar Indonesia. Kerja Tim Transisi yang dibentuk Menpora juga tidak jelas.

Pihak Kementerian Pemuda dan Olah Raga yang bertanggung jawab atas terhentinya ISL masih menunggu tindaklanjut FIFA setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo.

"Tergantung FIFA mau ngapain. Karena kemarin FIFA semestinya menjalankan apa yang sudah disepakati dengan Presiden. Tapi setelah keluar dari Istana berubah lagi," ujar Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi Kamis (26/11/2015).

Imam menyebutkan, sebelumnya FIFA dan pemerintah Indonesia bersepakat membentuk tim kecil untuk menyelesaikan persoalan sepak bola di Indonesia.

Namun, kesepakatan tersebut berubah sepulangnya perwakilanFIFA dari Indonesia. Terakhir informasinya FIFA ingin membentuk tim ad hoc yang melibatkan banyak pihak.

"Kami akan menagih itu (kesepakatan presiden dan FIFA. Red) dan kami tidak ingin itu menjadi komitmen kosong. Makanya kami tunggu hasil sidang dan reaksi FIFA pada 2 Desember 2015," kata Imam.

Kekosongan kegiatan dan hiburan sepakbola selama ini terisi oleh turnamen Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Namun, itu bukan solusi karena pemain dan suporter menginginkan kompetisi reguler. 

Mestikah suporter sepakbola Indonesia bersatu dan menggelar unjuk rasa besar-besaran supaya Menpora mencabut SK Pembekuan PSSI agar kompetisi segera bergulir kembali? Bersatulah suporter Indonesia!!!

» Thanks for reading: Liga Indonesia Menunggu Pergerakan FIFA
Sepakbola Magz Updated at: 6:48:00 PM

0 comments:

Post a Comment