Kunci Keberhasilan Leicester City Kuasai Liga Inggris

Posted by Sepakbola Magz on Monday, December 21, 2015

Ranieri Leicester City
Sepakbola Magz -- Keharmonisan hubungan antara pemilik klub, pelatih, dan pemain menjadi kunci keberhasilan Leicester City menguasai Liga Inggris, bahkan menjadi juara paruh musim.

Leicester kini memimpin klasemen sementara Liga Primer dengan nilai 38, beda lima angka dengan Arsenal di posisi dua dan terpaut enam poin dari Manchester City di posisi tiga. 

Setidaknya, dalam dua pekan ke depan, hingga Januari 2016, Leicester masih memimpin klasemen. (Baca: Hasil Pertandingan & Klasemen Terbaru Liga Inggris).

Kesuksesan Leicester City musim ini merupakan kejutan, meski menurunnya performa juara bertahan Chelsea serta klub-klub papan atas lainnya juga memainkan peran dalam mengangkat posisi Leicester.

Dilansir Mirror (20/12/2015), ketenangan dalam bermain menjadi kunci sukses Leicester. Pemilik klub, pelatih, dan pemain dalam suasana harmonis dan tidak dalam tekanan.

Manajer Leicester, Claudio Ranieri, mengungkapkan, mereka bahkan sudah siap menghadapi degradasi musim ini.

Disebutkan, setelah memperoleh promosi ke Premier League awal musim 2014, Leicester harus berjuang menghindari degradasi musim 2014/2015. Mereka akhirnya finis di posisi 14 pada akhir musim.

Claudio Ranieri kemudian ditunjuk sebagai manajer pada musim panas. CEO Leicester, Vichai, dan putranya, Aiyawatt, berencana membuat Leicester jadi klub lebih baik di Premier League, namun sudah siap menghadapi resiko terburuk yaitu degradasi.

"Saya tidak menduga ketika menandatangani kontrak, bahwa pada Desember kami akan berada di puncak klasemen. Dua hal sangat fantastis buat saya," kata Ranieri.

"Hal fantastis lain adalah saat putranya bertanya pada saya, jika situasi menjadi buruk (degradasi), apakah saya bersedia tetap bersama mereka di Championship. Saya katakan, ya, saya akan tinggal di sini (Leicester)," ujar Ranieri.

Menurutnya, sikap pemilik klub, ayah dan putranya, memperlihatkan keseimbangan. Mereka punya harapan ditambah dengan komitmen dan dukungan terhadap manajer.

"Mereka menginginkan saya tetap menjadi manajer jika situasi berjalan buruk. Penting bagi saya untuk memahami filosofi ini," katanya. 

Ranieri mengatakan, hanya dua kali dia memperoleh komitmen jangka panjang, dalam karir manajerialnya.

Selain Leicester adalah saat dia menangani Cagliari. "Saat saya masih muda di Cagliari, kami memenangkan Serie C, Serie B dan tiba di Serie A. Tapi tahun pertama (di Serie A) seperti Leicester musim lalu. Di paruh musim kami tidak hanya jatuh, tapi terpuruk."

"Tidak ada yang percaya pada kami. Banyak jurnalis bertanya pada pemimpin klub, apakah dia akan memecat saya. Tapi dia mengatakan pada saya, jangan khawatir Claudio. Kami bersamamu dari C ke B ke A, kami akan tetap bersamamu dari A ke B ke C," ujarnya.

Akankah Leicester City juara? Nyaris tidak ada yang memprediksinya. Namun, analisis BBC memprediksi tim ini akan finis di peringkat empat besar.***

» Thanks for reading: Kunci Keberhasilan Leicester City Kuasai Liga Inggris
Sepakbola Magz Updated at: 1:37:00 PM

0 comments:

Post a Comment