Review QPR vs United 0-2: Alasan Fellaini Selebrasi Gol ke Januzaj

Posted by Sepakbola Magz on Sunday, January 18, 2015

Fellaini Selebrasi Gol ke Januzaj
Alasan Di Maria Dimainkan sebagai Striker & Fellaini Selebrasi Gol menuju Adnan Janujaz

Sepakbola Magz -- Usai mencetak gol saat Manchester United menang di kandang Queens Park Rangers (QPR) 2-0, Sabtu (17/1/2015), Marouane Fellaini melakukan selebrasi dengan berlari ke arah bench untuk menghampiri dan memeluk Adnan Janujaz yang duduk di bangku cadangan. (Lihat Video Gol QPR vs MU 0-2).

Gelandang kribo asal Belgia itu menjelaskan, selebrasi itu ia lakukan untuk menghormati rekan senegaranya itu. Fellaini ingin berbagi kebahagiaan dengan Januzaj.

"Dia tidak bermain banyak musim ini, jadi saya ingin menjaga semangatnya...," kata Fellaini seperti dilansir situs resmi klub.

Dalam akun instagram dan twittenya, Fellaini mengunggah foto selebrasi itu dan menulis: "Celebration with my bro…Great win keep it going guys@januzaj_20.11”.

Mengubah Formasi 3-5-2

Selebrasi gol Fellaini menjadi salah satu "keunikan" dalam laga QPR kontra MU di Loftus Road Stadium. Lainnya adalah United yang menguasai jalannya pertandingan setelah Fellaini masuk di babak kedua bersama striker James Wilson yang menggandakan keunggulan menjadi 2-0 di extra time.

Masuknya Fellaini yang menggantikan Juan Mata dan Wilson yang menggantikan bek Johny Evans, mengubah "formasi favorit" Louis van Gaal 3-5-2 menjadi 4-4-2. Terbukti, formasi 3-5-2 tidak berjalan mulus. Formasi "klasik" 4-4-2 yang mengubah keadaan.

Semula LvG memasang tiga orang bek di belakang, yakni Phil Jones, Jonny Evans, dan Marcos Rojo. Da orang wingback, yakni Antonio Valencia dan Daley Blind, dipasang mengapit tiga orang gelandang: Michael Carrick, Juan Mata, dan Wayne Rooney.

Angel Di Maria kembali dipasang sebagai pemain depan, sebagaimana saat MU kalah 0-1 di kandang sendiri dari Southampton. 

Seolah tidak kapok, LvG memaksakan Di Maria yang sejatinya seorang pemain sayap menjadi striker dan itu tidak berjalan.

Alasan Di Maria Jadi Striker

Van Gaal beralasan, ia memasang Di Maria sebagai penyerang karena timnya membutuhkan kecepatan di lini depan.

"Saya pikir, kecepatan selalu penting, itulah mengapa saya memainkan Angel Di Maria sebagai penyerang," ujarnya kepada MUTV.

Setelah "filosofi" 5-3-2 tidak berjalan efektif, di babak kedua Van Gaal melakukan perubahan. Ia memasukkan Fellaini menggantikan Juan Mata dan memainkan James Wilson untuk menggantikan Jonny Evans.

United pun bermain dengan empat bek: Valencia, Jones, Rojo, Blind. Wilson berduet sebagai penyerang bersama Radamel Falcao. Di Maria kembali ke posisi sebenarnya di tengah bersama Carrick, Rooney, dan Fellaini.

Satu menit setelah Wilson masuk, United memecah kebuntuan. Umpan Valencia diselesaikan dengan baik oleh Fellaini.

"Ketika saya mengubah bentuk tim, saya tetap menginginkan kecepatan di lini depan. Oleh karena  itulah saya mengubahnya sedemikian rupa," katanya. "Perubahan itu mengundang risiko, tapi kami menang 2-0. Jadi, saya pikir risikonya sepadan."

Para fans United pun mengungkapkan kekesalannya di Fanspae MU karena van Gaal tetap ngotot dengan formasi 3-5-2 yang selama ini tidak berjalan mulis. Seorang fans membuat meme yang menggambarkan Sir Alex Ferguson "memarahi" LvG agar tidak lagi menggunakan formasi 3-5-2.*

» Thanks for reading: Review QPR vs United 0-2: Alasan Fellaini Selebrasi Gol ke Januzaj
Sepakbola Magz Updated at: 6:49:00 AM

0 comments:

Post a Comment